4 Tanda Penyakit Yang bisa Dilihat Pada mata

Jakarta Anda sering bisa mendengar ungkapan “mata adalah jendela dunia”. Ya, karena mata kita adalah salah satu organ yang paling berharga. Tanpa itu, kita tidak akan tahu seperti apa bentuk dunia di sekitar kita atau apa yang orang tua kita lawan, jadi kita harus menjaga mata kita tetap sehat.

Namun, tahukah Anda bahwa dengan mata kita, dapatkah Anda mengatakan beberapa penyakit yang mungkin tidak kita sadari selama ini? Padahal, mata bisa menjadi jendela bagaimana keadaan kesehatan kita secara keseluruhan.

Bola mata keluar (eyes of error)

Jika kedua mata disorot, maka ini bisa menjadi gejala penyakit Graves, yaitu suatu jenis gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kelenjar tiroid menjadi hiperaktif, sehingga menyebabkan aktivitas sistem kekebalan tubuh lain yang mempengaruhi peradangan dan
otot dan jaringan lain di sekitar mata Anda (kondisi ophthalmopathy Graves).

Gejala mata lain yang terkait dengan penyakit ini, termasuk mata yang memiliki sentuhan berpasir, tidak ada tekanan atau nyeri pada mata, kelopak mata bergerak naik atau bengkak, kemerahan pada mata atau meradang, sensitif terhadap cahaya, penglihatan ganda, atau bahkan kehilangan penglihatan.

Jika Anda memiliki gejala di atas, sebaiknya segera segera menemui dokter mata. Tapi jangan khawatir jika ini terjadi pada Anda, karena menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kondisi ini bisa diobati.

Cincin abu-abu muncul di sekitar kornea

Kondisi ini disebut arcus atau pikun pikun, sering dikaitkan dengan trigliserida tinggi, yang dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung dan stroke. Kondisi ini disebabkan oleh akumulasi lemak (lipid) yang berada di tepi kornea.

Jika Anda sadar memiliki tanda ini pada mata maka Anda harus melakukan tes darah untuk memeriksa peningkatan lipid darah, terutama jika Anda berusia di bawah 60 tahun. Selain itu, kadar trigliserida tinggi juga berkurang dengan diet sehat yang kaya akan whole grain, buah dan sayuran, disertai olah raga dan menghilangkan gula, lemak dan minyak sehat.

Nyeri pada kelopak mata.

Nyeri pada kelopak mata yang tidak hilang, disertai dengan hilangnya bulu mata, yang bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki karsinoma sel basal atau kanker kulit. Menurut New York Eye Cancer Center, pasien dengan karsinoma sel basal sering melihat benjolan kemerahan yang terbentuk perlahan di kelopak mata.

Tumor ini paling banyak ditemukan di kelopak mata bagian bawah, namun mungkin juga tampak pada kelopak mata bagian atas. Selain itu, jika bulu mata menghilang di sekitar tumor, ini mengindikasikan bahwa tumor itu ganas.

Jika Anda mengalami kondisi ini, jangan abaikan saja, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter segera untuk perawatan lebih lanjut. Karena jika diabaikan, kondisi ini bisa jadi
menyebabkan kecacatan parah, kebutaan dan bahkan kematian jika tumor telah tercapai
otak melalui matamu

Di bawah kelopak mata (kelopak mata terkulai)

Jika satu atau kedua kelopak mata kelopak mata memiliki kondisi ini, maka ini bisa menjadi pertanda miastenia gravis, suatu penyakit autoimun yang ditandai dengan kelemahan otot yang parah. Kondisi ini bisa terjadi pada semua ras, pria atau wanita, serta usia
terserah

Jika Anda mengalami atau sadar bahwa ada perubahan kelopak mata, maka Anda harus meminta dokter Anda untuk membantu mendiagnosis penyakit ini, sebelum kondisinya mengancam kehidupan Anda. Sebab, kondisi ini bisa jadi penyakit fatal, tapi dengan
Perawatan medis yang tepat akan memiliki kesempatan bertahan hidup yang lebih baik serta kualitas hidup yang lebih baik.

Namun, tidak semua kondisi mata bisa dilihat oleh Anda, karena beberapa gejala lain dari penyakit yang mempengaruhi mata dan kesehatan Anda, hanya bisa diketahui dan
hanya dilihat oleh ahli kacamata. Jadi, inilah yang membuat pentingnya tampil
Pemeriksaan mata tahunan, untuk menjaga kesehatan kedua mata, bahkan ini pun bisa menyelamatkan hidup Anda.