Alasan Terjadinya Perut Keras Saat Hamil Tua dan Hamil Muda

Perut kencang selama masa kehamilan memang merupakan salah satu gangguan yang paling kerap dialami oleh ibu hamil. Sensasi tersebut biasanya akan menyebar ke semua area ibu hamil dan sering menimbulkan kekhawatiran. Khususnya bagi Anda yang sedang hamil anak pertama. Sebenarnya Perut keras tanda apa sih? Ini beberapa alasan mengapa perut keras saat hamil.

Mengapa Terjadi Perut Kencang Saat Hamil?

Pada umumnya kehamilan biasanya disertai dengan berbagai perubahan seiring dengan perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh ibu hamil. Biasanya wanita hamil akan lebih mudah merasa lelah, pusing, sakit pada sendi, masalah pencernaan, dan masalah peredaran darah. Nah hal-hal inilah yang menyebabkan perut menjadi kencang selama masa kehamilan.

Selain itu, seiring masa bertambahnya usia kehamilan, janin dan rahim juga ikut membesar yang menyebabkan penekanan pada dinding rahim dan perut menjadi keras. Terlebih lagi biasanya pengencangan akan lebih terasa bagi wanita dengan berat badan lebih dibandingkan dengan wanita kurus.

Bagaimana Jika Terjadi Pada Usia Kehamilan Muda?

Perut keras tanda apa sih pada usia kehamilan muda? Selama awal masa kehamilan seiring dengan membesarnya otot rahim, otot ligamen juga ikut meregang. Pasalnya di dalam rahim sang janin juga sedang berusaha untuk terus tumbuh yang membutuhkan banyak ruang. Hal ini yang menyebabkan rahim menjadi mendorong organ lain dalam perut.

Karena hal ini perut cenderung akan lebih keras dan terasa kencang setiap harinya. Terkadang bahkan hal ini dapat membuat kebanyakan ibu hamil menjadi kurang nyaman. Nyeri yang terjadi pada bagian otot ligamen memang sangat umu terjadi selama masa kehamilan muda. Selain itu, perut yang keras juga bisa terjadi akibat masalah pencernaan.

Bagaimana Jika Terjadi Pada Usia Kehamilan Tua?

Pada usia kehamilan tua penyebab utama perut keras yang paling sering terjadi adalah gerakan

bayi dalam kandungan. Contohnya ketika Anda akan bertukar posisi mungkin sang janin akan menendang-nendang. Untuk penyebab yang satu ini tentunya Anda dapat dengan mudah mengenalinya. Pergerakan janin selama trimester terakhir biasanya akan lebih aktif.

Bahkan lemak yang tersimpan pada bagian kulit akan membentang pada dinding perut dan menyebabkan pengetatan. Selain itu, masalah lambung juga sering terjadi selama masa kehamilan trimester terakhir. Namun jika pengerasan perut ini lebih terasa dan tidak hilang, hal ini dapat mejadi indikasi bahwa Anda kana menjalani persalinan prematur atau bahkan persalinan asli.

Selain itu, selama masa kehamilan trimester terakhir, Anda juga akan mengalami beberapa masalah lainnya yang menyebabkan perut menjadi mengeras. Masalah-masalah yang memicu perut keras antara lain adalah kembung dan sembelit.

Nah di atas merupakan beberapa alasan terjadinya perut keras selama masa kehamilan tua dan kehamilan muda. Jadi Anda sudah tidak merasa bingung lagi buka bahwa sebenarnya perut keras tanda apa? Anda juga bisa mendapatkan tips-tips lainnya seputar kehamilan hanya di orami.co.id.